Pekanbaru, Senin, 16 Februari 2026 – Kabar membanggakan datang dari Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (UIR). Salah satu mahasiswa Program Studi Magister Ilmu Administrasi, Faqi Asnan Kasoghi, resmi menjadi penerima Beasiswa Disabilitas dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP). Capaian ini menegaskan komitmen UIR dalam mendukung pendidikan inklusif serta membuka akses seluas-luasnya bagi seluruh anak bangsa untuk meraih pendidikan tinggi berkualitas.
Direktur Program Pascasarjana UIR, Assoc. Prof. Dr. M. Musa, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas prestasi tersebut. Menurutnya, keberhasilan ini bukan hanya capaian personal mahasiswa, tetapi juga menjadi indikator meningkatnya kepercayaan lembaga pendanaan nasional terhadap kualitas akademik UIR.
“Kami sangat bersyukur dan bangga. Ini menunjukkan bahwa mahasiswa Pascasarjana UIR memiliki kapasitas akademik dan daya saing yang kuat. Lebih dari itu, kami berkomitmen menghadirkan lingkungan akademik yang inklusif, ramah disabilitas, serta mendukung setiap mahasiswa untuk berkembang secara optimal,” ujar M. Musa.
Sementara itu, Wakil Direktur I Pascasarjana UIR, Assoc. Prof. Dr. Rendi Prayuda, S.IP., M.Si., menegaskan bahwa UIR saat ini telah termasuk dalam daftar perguruan tinggi tujuan penerima beasiswa LPDP. Hal ini, menurutnya, menjadi peluang sekaligus tanggung jawab untuk terus menjaga mutu pendidikan dan tata kelola akademik.
“UIR telah masuk dalam daftar universitas penerima beasiswa LPDP. Ini merupakan bentuk pengakuan atas kualitas institusi. Ke depan, kami akan terus memperkuat standar akademik, riset, serta layanan mahasiswa agar semakin banyak penerima beasiswa nasional yang memilih melanjutkan studi di Pascasarjana UIR,” jelasnya.
Sebagai penerima Beasiswa Disabilitas LPDP, Faqi Asnan Kasoghi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan oleh pihak kampus. Ia mengaku proses seleksi beasiswa menjadi pengalaman berharga yang menguatkan semangatnya untuk terus berprestasi.

“Beasiswa ini bukan hanya bantuan finansial, tetapi juga amanah dan motivasi untuk membuktikan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkontribusi. Saya berterima kasih kepada dosen dan pimpinan Pascasarjana UIR yang selalu memberikan dukungan akademik maupun moral,” ungkap Faqi.
Ketua Program Studi Magister Ilmu Administrasi, Assoc. Prof. Dia Meirina Suri, turut menyampaikan apresiasi atas capaian mahasiswanya. Ia menilai keberhasilan tersebut mencerminkan kualitas mahasiswa Magister Ilmu Administrasi yang memiliki kompetensi akademik, ketekunan, serta semangat belajar tinggi.
“Kami di program studi akan terus memberikan pendampingan akademik yang maksimal. Prestasi ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk berani bersaing dalam skema beasiswa nasional maupun internasional,” tuturnya.
Dengan diraihnya Beasiswa Disabilitas LPDP oleh mahasiswa Pascasarjana UIR, kampus semakin meneguhkan perannya sebagai institusi pendidikan tinggi yang inklusif, berkualitas, dan berdaya saing. Ke depan, Pascasarjana UIR diharapkan terus melahirkan lulusan unggul yang tidak hanya berprestasi secara akademik, tetapi juga mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.





