PEKANBARU – Program Pascasarjana Universitas Islam Riau (PPs UIR) menyelenggarakan Roadshow Penyusunan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan Proses Pembelajaran Menggunakan Sistem CERDAS pada Rabu, 26 Agustus 2026, bertempat di Ruang Auditorium Lantai III Gedung B Program Pascasarjana UIR. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya penguatan mutu pembelajaran, penyelarasan perangkat pembelajaran dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE), serta optimalisasi pemanfaatan teknologi dalam proses pembelajaran di lingkungan PPs UIR.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh Ketua dan Sekretaris Program Studi serta dosen dari 15 Program Studi yang berada di lingkungan Program Pascasarjana UIR. Kehadiran para pengelola program studi dan dosen menunjukkan komitmen bersama dalam memastikan perangkat pembelajaran, khususnya RPS, disusun secara sistematis, terukur, dan selaras dengan capaian pembelajaran lulusan. Pendekatan OBE sendiri menempatkan capaian pembelajaran sebagai dasar dalam perencanaan materi, strategi pembelajaran, hingga asesmen mahasiswa. Implementasi OBE juga menjadi bagian dari penguatan mutu pembelajaran di UIR.
Kegiatan menghadirkan Direktur Direktorat Pendidikan dan Pembelajaran (DPP) Universitas Islam Riau, Prof. Dr. Anas Puri, S.T., M.T., sebagai narasumber utama. Selain itu, materi dan pendampingan teknis juga disampaikan oleh Kepala Divisi Kegiatan Pembelajaran DPP UIR, Ivan Taufiq, S.I.Kom., M.I.Kom., serta Kepala Divisi Pengembangan Kurikulum DPP UIR, Adi Suryadi, B.Sc.(Hons)., M.Sc. Ketiganya memberikan penguatan mengenai penyusunan RPS berbasis OBE serta pemanfaatan sistem CERDAS untuk mendukung proses pembelajaran yang lebih efektif, terstruktur, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
Dalam sesi pemaparan, peserta mendapatkan penguatan mengenai keterkaitan antara Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), sub-CPMK, materi pembelajaran, metode pembelajaran, serta sistem asesmen. Peserta juga diarahkan untuk memastikan setiap komponen RPS memiliki keterkaitan yang jelas sehingga proses pembelajaran tidak sekadar berorientasi pada penyampaian materi, tetapi benar-benar diarahkan untuk menghasilkan kompetensi yang diharapkan pada lulusan.
Direktur Program Pascasarjana Universitas Islam Riau, Assoc. Prof. Dr. M. Musa, S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, penyusunan RPS bukan sekadar pemenuhan dokumen administratif, tetapi merupakan instrumen strategis untuk memastikan mutu proses pembelajaran dan ketercapaian kompetensi mahasiswa.
> “Kami menyambut baik kegiatan ini karena peningkatan kualitas pembelajaran harus dimulai dari perencanaan yang baik. RPS harus menjadi instrumen yang benar-benar digunakan oleh dosen dalam mengarahkan proses pembelajaran, bukan hanya menjadi dokumen administratif. Melalui pendekatan OBE dan pemanfaatan sistem CERDAS, kami berharap proses pembelajaran di Program Pascasarjana semakin terukur, inovatif, dan sesuai dengan kebutuhan perkembangan ilmu pengetahuan serta tuntutan dunia kerja.”
Lebih lanjut, Direktur PPs UIR menegaskan bahwa kegiatan tersebut juga memiliki arti strategis dalam memperkuat budaya mutu di lingkungan Program Pascasarjana. Menurutnya, keterlibatan seluruh program studi dan dosen dalam penyusunan serta evaluasi perangkat pembelajaran diperlukan agar terdapat kesamaan pemahaman mengenai standar akademik sekaligus tetap memberikan ruang bagi setiap program studi untuk mengembangkan karakteristik keilmuannya masing-masing.
“Program Pascasarjana harus terus bergerak mengikuti perkembangan zaman. Digitalisasi pembelajaran dan pemanfaatan sistem cerdas harus diarahkan untuk meningkatkan kualitas, bukan sekadar mengikuti tren teknologi. Karena itu, kami berharap setelah kegiatan ini setiap program studi dapat menghasilkan RPS yang semakin baik, konsisten dengan kurikulum, dan mampu memberikan pengalaman belajar yang bermakna bagi mahasiswa,” tambahnya.
Sementara itu, Direktur DPP UIR Prof. Dr. Anas Puri, S.T., M.T. menjelaskan bahwa implementasi OBE merupakan salah satu strategi penting dalam memastikan pembelajaran berorientasi pada capaian kompetensi lulusan. Penyusunan RPS perlu dilakukan secara sistematis dengan memperhatikan hubungan antara profil lulusan, CPL, CPMK, strategi pembelajaran, dan asesmen. Pendampingan semacam ini sebelumnya juga telah dilakukan DPP UIR pada sejumlah program studi untuk memperkuat implementasi OBE secara konsisten.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa RPS yang disusun oleh setiap program studi benar-benar menggambarkan proses pembelajaran yang berorientasi pada learning outcomes. Dosen perlu memahami apa yang harus dicapai mahasiswa, bagaimana proses untuk mencapainya, dan bagaimana capaian tersebut diukur. Dengan demikian, seluruh komponen pembelajaran menjadi satu kesatuan yang terintegrasi,” ujar Prof. Anas.
Pada sesi berikutnya, Ivan Taufiq, S.I.Kom., M.I.Kom. dan Adi Suryadi, B.Sc.(Hons)., M.Sc. memberikan pendampingan teknis kepada peserta, termasuk pemanfaatan sistem CERDAS dalam mendukung penyusunan dan pelaksanaan pembelajaran. Sistem CERDAS merupakan platform pembelajaran daring UIR yang menyediakan berbagai fasilitas bagi dosen dan mahasiswa, termasuk pengelolaan materi, tugas, kuis, komunikasi pembelajaran, dan pelaporan.
Kegiatan berlangsung secara interaktif melalui pemaparan materi, diskusi, tanya jawab, serta pendampingan teknis. Para Ketua dan Sekretaris Program Studi bersama dosen diberikan kesempatan untuk mendiskusikan berbagai persoalan yang dihadapi dalam penyusunan RPS dan pelaksanaan pembelajaran sesuai karakteristik masing-masing program studi.
Wakil Direktur I Program Pascasarjana UIR, Assoc. Prof. Dr. Rendi Prayuda, S.IP., M.Si., dalam penutup kegiatan menyampaikan apresiasi kepada DPP UIR dan seluruh peserta yang telah berpartisipasi aktif. Ia menekankan bahwa hasil kegiatan tidak berhenti pada pemahaman konseptual, tetapi harus ditindaklanjuti melalui penyempurnaan RPS dan implementasinya dalam proses perkuliahan.
“Harapan kami, kegiatan ini tidak berhenti pada forum hari ini. Setelah mendapatkan penguatan dari DPP, masing-masing program studi dapat segera menindaklanjuti dengan melakukan penyempurnaan RPS dan memastikan implementasinya dalam proses pembelajaran. Ini merupakan bagian dari komitmen bersama untuk membangun budaya mutu akademik di Program Pascasarjana UIR,” ungkapnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sinergi antara Program Pascasarjana, program studi, dosen, dan DPP UIR menjadi faktor penting dalam menjaga konsistensi mutu pembelajaran. Dengan adanya kesamaan persepsi dan dukungan sistem pembelajaran digital, PPs UIR diharapkan mampu menghadirkan proses pendidikan yang semakin adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa.
Kegiatan Roadshow Penyusunan RPS dan Proses Pembelajaran Menggunakan Sistem CERDAS ditutup dengan komitmen bersama untuk melakukan tindak lanjut pada tingkat program studi. Melalui kegiatan ini, Program Pascasarjana UIR menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan kapasitas dosen, dan memastikan perangkat pembelajaran selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, teknologi, serta tuntutan dunia kerja.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya berkelanjutan PPs UIR dalam membangun tata kelola akademik yang semakin berkualitas dan adaptif, serta memperkuat daya saing lulusan di tingkat nasional maupun internasional. (Humas PPs UIR).






